Wed. Nov 30th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Menparekraf Berharap Sineas Lokal Kembangkan Potensi Daerah

1 min read

Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, berharap sineas lokal mengembangkan potensi daerah. Sehingga, industri perfilman dapat berkontribusi mempercepat pemulihan ekonomi.

“Kembangkan potensi daerah, dan buktikan kita mampu jadi agen perubahan untuk masa depan. Semoga film pendek akan semakin berjaya dan dapat berpartisipasi dalam berbagai festival film lainnya baik skala nasional dan internasional,” kata Sandiaga dikutip dari Antara, Sabtu, 26 Februari 2022.

Menurut dia, optimalisasi perfilman dilakukan di negara-negara maju. Industri tersebut merupakan penyumbang pemasukan negara yang mampu menciptakan efek berganda.

Selain itu, perfilman juga berpotensi untuk memiliki kontribusi terhadap pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. Serta, mengangkat seniman film lokal khususnya komunitas film pendek daerah.

Sandiaga menyampaikan hal tersebut dalam ajang Meet and Greet Family Sunday Movie (FSM) pada Kamis, 24 Februari 2022. Ajang tersebut merupakan wadah mengapresiasi pelaku industri perfilman sekaligus mempromosikan karya mereka.

Sandiaga merespons positif kegiatan FSM. Sebanyak 215 sudah terdaftar dalam kurun waktu 11 hari, sejak 2-12 Februari 2022.

“Jika 1 komunitas membutuhkan tenaga sekitar 30 orang, dengan 215 film artinya ada sekitar 6.450 tenaga kerja yang terserap. Ini menjadi sinyal kebangkitan sektor ekonomi kreatif,” lanjut Sandiaga Uno.

Direktur Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf/Baparekraf Mohammad Amin menyebut ajang FSM membuktikan karya sineas lokal. Produktivitas mereka dalam menghasilkan karya dinilai luar biasa.

“Antuasiasme begitu tinggi terhadap program Kemenparekraf untuk mendukung perkembangan film indie di Indonesia melalui karya-karya sineas atau komunitas film lokal. Kegiatan FSM juga memberi dampak yang signifikan terhadap pergerakan roda ekonomi, bertumbuhnya lapangan kerja, dan banyaknya tenaga kerja,” kata Amin