Wed. Nov 30th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter Akan Disalurkan Produsen Lewat Jalur Normal

2 min read

Jakarta – Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menjelaskan soal distribusi minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp 14.000 per liter yang akan digelar mulai pekan depan. Oke menyebutkan distribusi akan langsung dilakukan oleh produsen ke pasar.

Dalam hal ini, kata Oke, pemerintah tidak akan ikut serta dalam proses penyaluran. “Distribusi akan dilakukan oleh produsen melalui jalur normal sampai ke pedagang pasar,” ujarnya, Kamis, 6 Januari 2022.

Pemerintah akan melibatkan 70 produsen minyak goreng dan 225 jasa pengemasan untuk penyediaan 1,2 miliar liter minyak goreng bersubsidi tersebut di pasaran. Proses produksi akan dimulai pada pekan depan.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan, Isy Karim, menyatakan distribusi secara tradisional melalui rantai pasok produsen ke pasar tidak akan memengaruhi harga minyak goreng di pasaran yang nantinya dipatok Rp 14.000 per liter.

Keterangan harga eceran tertinggi (HET), kata Isy, akan disertakan di kemasan sehingga konsumen tetap memperoleh harga sesuai. “Nanti arahnya ke kemasan sederhana, seperti penggunaan merek MINYAKITA dan disertakan HET sehingga harga di pasaran bisa terjaga,” tuturnya.

Pemerintah kini tengah menyusun ketentuan mengenai HET minyak goreng Rp 14.000 per liter untuk enam bulan pelaksanaan penyaluran minyak goreng murah murah itu. Nantinya, Satgas Pangan Polri dan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan akan dilibatkan dalam mengawasi distribusi.

Pemerintah sebelumnya memutuskan menggelontorkan dana sebesar Rp 3,6 triliun untuk menutup selisih harga pasaran dan harga jual ke konsumen dalam rangka penyediaan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Dana itu dikeluarkan untuk penyediaan 1,2 miliar liter minyak goreng murah selama 6 bulan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan minyak goreng murah akan dibanderol Rp 14.000 per liter dan didistribusikan secara nasional.

Kebijakan tersebut juga sekaligus untuk memperluas penyediaan minyak goreng murah sebanyak 11 juta liter yang telah berjalan sejak November 2021. Airlangga mengatakan penyediaan minyak goreng subsidi akan berlangsung selama enam bulan dan dievaluasi pada Mei 2022. Jika masih dibutuhkan, penyaluran minyak goreng tersebut bisa diperpanjang.

Baca juga !