Sun. Dec 4th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Oppo Kuasai Pangsa Pasar Ponsel Indonesia Berkat A95

2 min read

Firma riset pasar IDC merilis hasil riset pangsa pasar smartphone Indonesia untuk kuartal III-2021 (Juli-September).

Menurut riset IDC tersebut, Oppo kini menjadi merek ponsel teratas di Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya, IDC tidak menyebut secara pasti berapa angka pangsa pasar masing-masing vendor.

Namun dari grafis yang dirilis, Oppo nampak memiliki pangsa pasar (market share) yang lebih dari 20 persen.

Dengan angka tersebut, Oppo menggeser posisi Xiaomi pada kuartal sebelumnya (II-2021) yang sempat memperoleh market share lebih dari 25 persen.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, kesuksesan Oppo menjadi penguasa pangsa pasar smartphone di Indonesia itu tak lepas dari peranan Oppo A95.

Ponsel kelas menengah Oppo terbaru itu disebut Aryo memberikan kontribusi yang cukup besar bagi raihan pangsa pasar Oppo di Indonesia.

“(Kontribusi Oppo A95) 30 persen dari market share Oppo di Indonesia,” kata Aryo kepada KompasTekno, Jumat (24/12/2021).

Di Indonesia sendiri, Oppo A95 dijual dengan banderol harga kurang lebih Rp 4 juta. Ponsel 6,4 inci ini menggunakan System-on-Chip Qualcomm Snapdragon 662 fabrikasi 11 nm, dipadankan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan media 128 GB.

Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan fitur pengisian daya cepat flash charge 33 watt, yang mampu mengisi daya hingga 30 persen hanya dalam waktu 15 menit.

Daftar 5 merek smartphone teratas di Indonesia pada kuartal-III 2021 versi IDC.

Daftar 5 merek smartphone teratas di Indonesia pada kuartal-III 2021 versi IDC.

Pangsa pasar

Jika Oppo berada di posisi pertama, maka merek smartphone teratas kedua yang berada di bawah Oppo adalah Vivo yang menempel ketat juga dengan pangsa pasar sekitar 20 persen.

Sementara itu, merek smartphone di bawah Xiaomi yang berada di posisi keempat dan kelima adalah Samsung dan Realme dengan pangsa pasar masing-masing mencapai lebih dari 15 persen dan sekitar 10 persen.

IDC tidak mengumbar berapa jumlah smartphone yang sukses dijual atau dikirimkan masing-masing vendor tersebut, berikut angka pasti pangsa pasar yang mereka miliki.

Namun, IDC mengatakan bahwa jumlah total pengiriman (shipment) smartphone di Indonesia pada kuartal-III 2021 ini menurun 12,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Angka pengiriman smartphone tersebut, yang “hanya” berkisar di angka 9,2 juta unit, menurun karena industri smartphone masih terkena efek pandemi Covid-19.