Tue. May 24th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Pelantikan Joe Biden Akan Disertai Parade Virtual

2 min read

Washington DC –

Pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, akan digelar dengan mematuhi pembatasan kerumunan selama pandemi virus Corona (COVID-19). Salah satunya menyertakan momen ‘parade virtual’ di seluruh wilayah AS.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (4/1/2021), hal tersebut diumumkan oleh pihak penyelenggara pelantikan presiden, Komisi Pelantikan Presiden AS, pada Minggu (3/1) waktu setempat.

Diumumkan bahwa setelah upacara pelantikan pada 20 Januari mendatang di sisi barat Gedung Capitol AS di Washington DC, Biden dan istrinya, Jill, akan bergabung dengan Wakil Presiden terpilih AS, Kamala Harris dan suaminya untuk berpartisipasi dalam menginspeksi parade militer yang menerapkan social distancing di seberang Gedung Capitol AS. Ini menjadi tradisi militer di mana Biden akan menginspeksi kesiapan pasukan militer.

“Sambil memberi gambaran bersejarah untuk rakyat Amerika dan dunia, soal Presiden terpilih yang melanjutkan ke Gedung Putih tanpa disertai kerumunan banyak orang,” kata Komisi Pelantikan Presiden AS.

Para pekerja dalam beberapa hari terakhir mulai membongkar platform inspeksi parade di depan Gedung Putih, saat tim transisi Biden terus mempersiapkan perayaan yang sebagian besar bersifat virtual di tengah pandemi Corona.

Disebutkan juga oleh Komisi Pelantikan Presiden bahwa mereka akan menggelar parade virtual secara nasional.

“Untuk merayakan pahlawan-pahlawan Amerika, menyoroti warga Amerika dari semua lapisan masyarakat di berbagai negara bagian dan wilayah, dan mencerminkan keberagaman, warisan dan ketahanan negara saat kita memulai era baru Amerika,” demikian pernyataan Komisi Pelantikan Presiden AS.

Acara parade virtual itu akan ditayangkan di televisi dan menampilkan pertunjukan yang ‘beragam dan dinamis’ dari komunitas-komunitas di seluruh negeri. Para partisipan parade virtual itu akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan.

“Kami sangat senang dengan kemungkinan dan peluang yang dihadirkan momen ini untuk memungkinkan seluruh warga Amerika berpartisipasi dalam tradisi pengukuhan sakral negara kita,” ucap Direktur Eksekutif Komisi Pelantikan Presiden AS, Maju Varghese, dalam pernyataannya.

Baca juga !