Tue. Dec 6th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Presdir BCA Borong Saham BBCA Sampai Rp 5,1 Miliar, Ini Alasannya

2 min read

Dengan pembelian tersebut, jumlah saham BBCA milik Jahja adalah sebesar 40,81 juta lembar saham.

Adapun alasan pembelian saham BBCA ini dilakukan bos BCA Jahja untuk investasi jangka panjang.

Sebelumnya, pada 18 Maret 2022, Jahja menjual sebanyak 619.000 lembar saham di harga Rp 8.050 per saham atau sebesar Rp 4,9 miliar.

Selain Jahja, para petinggi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) seperti dewan komisaris, sampai dengan dewan direksi juga ramai–ramai membeli saham BBCA.

Pembelian saham dilakukan sebelum perusahaan Grup Djarum ini membagikan cum dividen pada hari ini, Kamis (25/3/2022).

Adapun rencananya BBCA akan membagikan dividen senilai Rp 120 per saham.

Petinggi BCA ramai-ramai borong BBCA

Pembelian tertinggi setelah Jahja dilakukan oleh Direktur BCA, Rudy Susanto, dengan total pembelian 298.359 lembar saham di harga 8.060,75. Transaksi dilakukan pada 24 Maret 2022, dan total saham Rudy saat ini adalah 2,4 juta lembar saham.

Subur Tan yang juga merupakan Direktur BCA juga membeli di harga yang sama dengan Rudy, dengan total pembelian 278.199 lembar saham. Sebelumnya Subur Tan memiliki jumlah saham 14,5 juta saham, dan saat ini bertambah menjadi 14,8 juta saham.

Menyusul Subur Tan, Vera Eve Lim yang juga menjabat sebagai Direktur BCA membeli 229.817 lembar saham di harga yang sama pada 23 Maret 2022. Dengan demikian, Vera Eve Lim memiliki total saham BBCA 1,2 juta lembar saham.Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja memborong saham BBCA, yakni sebanyak 633.005 lembar saham di harga 8.060,75 atau senilai Rp 5,1 miliar pada 22 Maret 2022.

Direktur BCA lainnya, Santoso, juga membeli saham BBCA sebanyak 205.626 lembar pada harga dan tanggal yang sama. Sebelumnya Santoso memiliki jumlah saham 1,7 juta. Dengan pembelian tersebut, total saham Santoso kini 1,9 juta lembar saham.

Gregory Hendra Lembong juga membeli 193.530 lembar saham sehingga kepemilikan saham Gregory dari sebelumnya 172.540 lembar saham menjadi 366.070 lembar saham.

Djohan Emir Setijoso juga membeli saham BBCA sejumlah 177.402 lembar saham pada tanggal dan harga yang sama. Dengan demikian, total saham Djohan kini mencapai 106,3 juta lembar saham.

Komisaris BBCA Tonny Kusnadi membeli saham BBCA sejumlah 145.147 lembar di harga 8.060,75. Sebelumnya total kepemilikan saham Tonny sebesar 6,7 juta lembar saham, dan setelah transaksi tersebut, jumlah saham Tony mencapai 6,9 juta lembar saham.

Baca juga !