Thu. Dec 8th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Putin Telepon Presiden Palestina, Bahas Israel hingga Perang Ukraina

1 min read

Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Keduanya membahas sejumlah hal mulai dari eskalasi ketegangan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur hingga perang Rusia Ukraina.

Dilansir dari Middle East Monitor, Selasa, 19 April 2022 dalam panggilan telepon yang diprakarsai oleh Mahmoud Abbas, keduanya berharap situasi tidak berubah menjadi konfrontasi Palestina-Israel skala besar. “Pentingnya memulai kembali dialog langsung antara Palestina dan Israel, terutama di bawah naungan Kuartet mediator internasional,” menurut pernyataan dari Kremlin.

Rusia adalah anggota Kuartet Timur Tengah yang dibentuk pada 2002 di Madrid. Kadang disebut pula Kuartet Diplomatik atau Kuartet Madrid dengan anggota Perserikatan Bangsa-bangsa, Uni Eropa, Rusia dan Amerika Serikat. Tujuan didirikannya kuartet ini untuk memediasi perdamaian Israel-Palestina.

Selain membahas soal Tepi Barat dan Yerusalem, Putin dan Abbas berdiskusi pula tentang kerja sama bilateral dalam perdagangan dan ekonomi. Keduanya menegaskan komitmen untuk pengembangan hubungan lebih lanjut.

Ketegangan meningkat sejak awal April yang dipicu oleh penangkapan penduduk Palestina oleh Israel di Tepi Barat. Puncaknya adalah pada Jumat pekan lalu. Puluhan warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Masjid Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Orang-orang Yahudi mengklaim bahwa Al-Aqsa adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Dalam pembicaraan tersebut, Putin juga membahas soal perang Rusia Ukraina dengan Presiden Palestina. Ia membicarakan tentang negosiasi antara Rusia dan Ukraina.

Baca juga !