Tue. Nov 29th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Role Apa Yang Paling Ideal Jadi Shoutcaller Tim MLBB?

3 min read

Sosok shoutcaller atau pengambil keputusan dalam tim berperan sangat penting menentukan gameplay. Peran ini juga identik dengan in-game leader dalam titel game selain MLBB. Namun, shoutcaller tak selalu harus jadi kapten utama dalam tim.

Menentukan shoutcaller biasanya dibebankan pada orang yang punya visi, skill makro yang baik dan jiwa memimpin. Ia mengarahkan rekan setim untuk menyerang dan bertahan mempertimbangkan situasi tempur saat itu. Namun, ada role-role tertentu dalam sebuah tim MLBB yang paling ideal untuk jadi shoutcaller. Role apa sih?

 

PLUS MINUS JADI SHOUTCALLER BERDASARKAN ROLE

SIDELANER

Menjadi shoutcaller berarti kalian punya tugas double untuk memandu tim dari early sampai late game sembari memainkan hero kalian dengan baik. Untuk role-role tertentu, menjadi pengambil keputusan bakal jadi sulit karena mereka terlalu fokus pada satu aspek tertentu.

Misalnya, role goldlaner atau offlaner akan fokus pada adu mekanik di laning. Ruang penglihatan mereka jadi menyempit karena fokus di satu lane dan membutuhkan informasi dari midlane untuk pencegahan rotasi tiba-tiba dari musuh.

Sidelaner juga bias mengambil keputusan karena tak tahu situasi detil yang terjadi di midlane dan jungle. Oleh karenanya role ini agak jarang jadi shoutcaller atau IGL kecuali ia adalah pemain berpengalaman. Contoh shoutcaller sidelane di role ini adalah Watt.

JUNGLER

Jungler biasanya diisi pemain dengan mekanik paling tinggi dalam tim. Kemampuan individunya punya peran penting mengangkat tim dan memenangkan pertandingan. Biasanya, jungler sangat menuntut untuk dilindungi ketika melakukan rotasi atau diinvasi musuh saat farming.

Banyak pemain jungler yang jadi shoutcaller karena kemampuan memahami hero power yang ia gunakan. Jungler juga cenderung main berdasarkan objektif seperti turret, turtle dan Lord sehingga lebih mudah menentukan rotasi motor utama dalam tim yakni tank dan support.

Namun, jungler kerap terbawa suasana dan main agresif sampai merugikan timnya sendiri. Entah ia terlalu maju dan meninggalkan timnya terlalu jauh atau mengambil keputusan yang salah dan berujung fatal. Jungler juga sulit berkembang bila tertekan. Di saat tertinggal, jungler akan fokus melakukan farming dan mungkin luput memberikan informasi dan keputusan kepada rekan yang lain.

Contoh shoutcaller dalam tim yang main di posisi jungle adalah Branz.

SUPPORT

Peran support dianggap sebagai shoutcaller paling ideal dalam tim. Kebanyakan support baik itu yang bertugas main mage atau tank lebih ke marko dan game sense. Mereka wajib mengawasi map, membaca pergerakan dan rotasi musuh juga menentukan cara terbaik untuk menyerang dan bertahan.

Peran support sebagai shoutcaller sangat krusial di early game karena menentukan seberapa banyak keunggulan yang mereka cari atau cara mempertipis kekalahan kalau posisi tak menguntungkan. Sebagai shoutcaller, support tak terlalu dirugikan bila terbunuh, karena kemampuannya memimpin tim masih bisa dikeluarkan.

Support biasanya memiliki pembawaan tenang, rasional dalam mengambil keputusan dan punya kerjasama yang tinggi. Sosok pemain yang identik dengan support shoutcaller adalah Luminaire, Rekt, VYN dan Udil.

Shoutcaller bukan semata memberikan informasi pada rekan tentang musuh yang menghilang atau musuh sudah tak memiliki ultimate atau flicker. Shoutcaller harus mengambil keputusan dalam waktu singkat untuk menyerang atau mundur. Namun, pengambilan keputusan strategi bisa berganti seiring game menyesuaikan dengan situasi tempur. Misalnya, di early game pemain support lebih banyak membuat decision, kemudian di late game pemain jungler bisa mengambil alih agar gameplay jadi lebih agresif.

Itu dia pembahasan mengenai role paling ideal untuk jadi shoutcaller. Kalau tim sobat Esports biasanya role apa yang jadi shoutcaller?