Fri. Dec 2nd, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Smalling Kaget, Roma Tunjuk Mourinho Jadi Pelatih

2 min read

Jakarta –

Chris Smalling mengaku terkejut ketika tahu AS Roma mengangkat Jose Mourinho sebagai pelatih. Keduanya diketahui tak cukup akur semasa di Manchester United.

Jose Mourinho diangkat sebagai pelatih AS Roma pada 4 Mei lalu menggantikan kompatriotnya, Paulo Fonseca. Ia dalam posisi lowong usai dipecat Tottenham Hotspur bulan sebelumnya.

Roma bergerak senyap untuk mendapatkan tanda tangan Mourinho. Rumor-rumor sebelumnya lebih mengarahkan mereka pada Maurizio Sarri atau Maximiliano Allegri.

Buat Chris Smalling, penunjukkan itu lebih mengejutkan lagi. Sebab ia sebelumnya diduga punya hubungan yang tak cukup baik dengan pria Portugal tersebut.

Mourinho pernah mengkritik Smalling tak cakap menguasai bola. Dengan begitu, Manchester United pun jadi sulit membangun serangan dari belakang.

“Agak mengejutkan sih buat kebanyakan dari kami, tapi ada antusiasme awal dari semua orang. Saya tahu media akan mengangkat sesuatu soal hubungan kami di masa lalu. Tapi dari sudut pandang personal, ini adalah hal bagus karena saya pernah bermain di bawah arahannya,” ungkap Chris Smalling dikutip BBC.

“Kami sudah memenangi trofi bersama-sama. Dia menjadikan saya kapten dalam salah satu final itu –Piala Liga Inggris 2017– juga. Jadi punya kans untuk bermain di bawah seseorang yang Anda kenal itu bagus, dia sudah sangat sukses sejauh ini dan begitu gigih untuk memenangi trofi dengan berbagai cara itu adalah hal positif.”

“Saya tahu betapa besar artinya untuk menghadirkan trofi apapun ke klub ini. Sejarah Jose menunjukkan bahwa klub telah memilih sosok sempurna untuk mewujudkan itu,” imbuh bek asal Inggris tersebut.

Smalling menegaskan tak pernah punya masalah dengan Mourinho. Baginya, kritik seorang manajer ke pemainnya adalah hal wajar.

“Pada akhirnya, kalau manajer tidak membahas Anda dan tidak ingin Anda bermain serta berusaha, saat itulah Anda harus khawatir karena dia sudah berhenti peduli dengan Anda. Dia tak mau Anda terlibat dan tak ingin Anda bermain,” sambungnya.

“Dia itu terlahir sebagai juara. Dia senang mendorong semua orang ke batasnya. Itulah yang sudah dia lakukan sepanjang kariernya dan itu sudah menghasilkan,” tandas Smalling.

 

Baca juga !

1 min read