Thu. Dec 8th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Target COVID Turun ke 30 Ribu, Gerindra: Penting Warga Diedukasi Prokes

3 min read

Jakarta –

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menargetkan kasus harian COVID-19 di Indonesia turun di bawah 30 ribu. Gerindra mengatakan saat ini semua pihak telah bekerja sama menangani lonjakan COVID.

“Kita aminkan saja semoga benar-benar melandai. Saya lihat saat ini semua pihak terkait kerja mati-matian menangani lonjakan penyebaran,” ujar Waketum Gerindra Habiburokhman saat dihubungi, Senin (12/7/2021).

Habiburokhman menyebut pemerintah pusat maupun daerah telah bekerja sama melakukan percepatan vaksin hingga pemerataan distribusi obat. DPR bersama gabungan pengusaha farmasi mencari solusi percepatan produksi obat.

“Percepatan vaksin dan pemerataan distribusi obat digarap bersama-sama oleh pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi-provinsi,” kata Habiburakhman.

“Begitu juga rekan-rekan DPR ikut turun tangan, beberapa hari lalu saya mendampingi Pak Dasco menerima rekan-rekan dari Gabungan Pengusaha Farmasi. Dalam pertemuan tersebut kita langsung mencari solusi percepatan produksi obat agar segera bisa didistribusikan ke masyarakat,” sambungnya.

Dia mengatakan untuk mencapai target perlu adanya kerja sama yang konsisten. Serta terus dilakukan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran semakin tinggi.

Target Luhut Kasus Corona di Bawah 30 Ribu”Ya harus seperti itu (kerja sama yang konsisten). Paling penting adalah kita terus edukasi masyarakat berapa pentingnya mematuhi prokes. Kesadaran masyarakat saat ini sudah semakin tinggi,” pungkasnya.

Diketahui, Koordinator PPKM Darurat Luhut B Pandjaitan menargetkan kasus harian COVID-19 di Indonesia turun di bawah 30 ribu. Luhut menargetkan kasus Corona mulai melandai pada pekan depan.

“Kita mencoba supaya betul-betul kalau bisa kasus ini jangan lebih dari 30 ribuan tapi dari 3 hari terakhir ini kita lihat sudah berkisar selalu bermain di antara 33, 34, 38 mundur lagi seterusnya. Tapi kasus kesembuhan meningkat banyak kita lihat, jadi kami berharap minggu depan mungkin kalau semua sudah berjalan disiplin akan mulai flattening atau mulai akan merata dan kemudian kita harap nanti cenderung akan terkendali,” kata Luhut dalam pernyataan pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/7).

Luhut menjelaskan semua itu bisa tercapai atas kerja sama dari semua pihak. Masyarakat diharapkan terus disiplin protokol kesehatan dan program vaksinasi terus digencarkan.

Luhut juga sudah memantau mobilitas dan aktivitas masyarakat di Jawa dan Bali selama periode 3-10 Juli 2021. Menurut Luhut, mobilitas masyarakat cenderung menurun.”Kita berharap juga dengan kedisiplinan kita semua dan program vaksin jalan, protokol kesehatan jalan, kombinasi ini, pematuhan tadi pada PPKM darurat kita akan bisa bertambah baik,” ujar Luhut.

Tekan Mobilitas Warga

Pemerintah memasang target menurunkan 10 ribu kasus COVID-19 tiap hari pada Agustus nanti. Pemerintah memastikan akan mempertahankan jumlah testing dan tracing.

“Target kita bersama adalah menekan laju penularan, yakni dengan menurunkan kasus sampai 10 ribu kasus per hari di bulan Agustus,” kata juru bicara Kominfo, Dedy Permadi, dalam siaran langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/7).

Pimpinan pemerintah daerah diminta menelaah kembali Instruksi Mendagri No 15 tentang target testing tiap kabupaten/kota yang masuk PPKM Darurat. Dia mengatakan testing di daerah PPKM Darurat dilakukan 4 kali lipat.

Upaya penurunan kasus itu juga dilakukan dengan menurunkan mobilitas masyarakat. Dia mengatakan berdasarkan laporan Google pekan lalu, pergerakan masyarakat menunjukkan pergerakan perjalanan ke kantor menurun di kisaran 30%. Sedangkan perjalanan dengan kendaraan umum turun di kisaran 40%.

“Dengan kerja bersama, pemda juga kami minta betul-betul menurunkan mobilitas masyarakat sampai dengan 50%, tidak cukup 30% seperti di awal tahun saat kita menekan lonjakan kasus akibat libur Natal dan tahun baru,” ucapnya.

Baca juga !