Sat. Feb 4th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Uang Puluhan Juta Habis Dimakan Rayap, Samin Mengadu kepada BI Solo, Kecewa

2 min read

 SOLO – Samin (53) seorang penjaga kontrak di SDN Lodjiwetan, Kedunglumbu, Pasar Kliwon yang uang puluhan juta habis dimakan rayap datang ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Selasa (13/9) siang.

Didampingi istrinya, Samin menemui Kepala Kantor Perwakilan BI Solo Nugroho Joko Prastowo untuk meminta solusi terkait uang Rp 50 juta miliknya yang rusak akibat dimakan rayap.

Saat pertemuan, Joko menjelaskan uang rusak bisa diganti uang baru dengan syarat tertentu. Uang tersebut adalah uang asli dan harus memiliki luasan minimal 68 persen dari ukuran penuh.

Adapun jadwal penukaran uang di BI Solo yakni setiap hari Kamis.

“Syarat tersebut diterapkan untuk menghindari adanya double klaim,” jelasnya.

Terkait dengan kasus Samin, pihak BI meminta agar bapak dua anak itu menyusun terlebih dahulu potongan uang bekas dimakan rayap. Karena diketahui ada banyak potongan-potongan kecil uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

“Yang paling berat adalah menyusun potongan-potongan ini. Dan itu adalah langkah awal yang harus dilakukan,” jelasnya.

Joko menjelaskan hal tersebut harus dilakukan untuk membuktikan jumlah uang yang wajib diganti oleh BI. Karena yang uang sudah hilang tidak bisa diganti.

“Yang bisa diganti adalah uang sisa bekas dimakan rayap. Kalau ludes tidak tersisa tidak bisa diganti,” katanya.

Samin pun diberikan contoh cara menyusun potongan-potongan uang dan mengecek luasan uang menggunakan alat pendeteksi otomatis.

“Untuk menghindari selisih Pak Samin sendiri yang akan menyusun potongan-potongan itu. Baru kami akan cek,” ujarnya.

Sementara itu, Samin setelah mendengarkan penjelasan pihak BI mengaku kecewa dengan solusi yang diungkapkan oleh BI.

“Sedikit kecewa, suruh menambal yang rusak, suruh cari pasangan uangnya. Karena itu cukup sulit,” katanya.

Namun demikian, Samin menerima syarat tersebut sebagai risiko yang harus diterima. Dia juga mengikhlaskan puluhan lembar uang yang sudah menjadi potongan-potongan kecil.

“Jangan menabung di tempat seperti saya agar tidak dimakan rayap,” ungkapnya.

Baca juga !