Tue. Nov 29th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Update Tanah Longsor di Jepang: 4 Orang Tewas, 64 Hilang

2 min read

Tokyo –

Hujan deras memicu tanah longsor di Jepang. Hingga kini, 4 orang dinyatakan tewas dan 64 lainnya belum ditemukan.

Dilansir dari AFP, tim penyelamat masih berupaya menemukan 64 orang yang hilang. 64 orang tersebut diperkirakan terkubur lumpur dan reruntuhan bangunan.

Tentara hingga pekerja darurat berupaya menggali lumpur. Operasi penyelamatan dihentikan pada malam hari dan dilanjutkan pada Selasa (6/7) pagi.

Sejauh ini, 4 orang dipastikan tewas. Proses pencarian diduga memakan waktu lebih lama karena bangunan-bangunan di sekitarnya dalam keadaan miring.

“Sampai hari ini, setidaknya 64 orang masih belum ditemukan,” kata Juru Bicara Penanggulangan Bencana Kota Yuta Hara kepada AFP, Selasa (6/7/2021).

Puluhan rumah tertimbun akibat longsor di barat daya Tokyo, Jepang. Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi di area longsor.Puluhan rumah tertimbun akibat longsor di barat daya Tokyo, Jepang. Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi di area longsor. Foto: AP Photo

Tim penyelamat kemudian merilis nama-nama 64 orang yang belum ditemukan. Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan pihaknya masih fokus mencari korban selamat.

“Melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang, sesegera mungkin,” kata Yoshihide.

Tanah longsor itu terjadi pada Sabtu (3/7). Sekitar 130 bangunan di Atami dilaporkan terdampak tanah longsor ini. Atami diketahui merupakan kota wisata yang terkenal dengan sumber mata air panas di lereng-lereng curam yang mengarah ke teluk.

Puluhan rumah tertimbun akibat longsor di barat daya Tokyo, Jepang. Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi di area longsor.Puluhan rumah tertimbun akibat longsor di barat daya Tokyo, Jepang. Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi di area longsor. Foto: AP Photo

Laporan media lokal menyebut longsor yang membawa air, lumpur dan puing-puing ini mengalir di sepanjang sungai sejauh 2 kilometer hingga berakhir ke lautan.

Salah seorang lorban selamat mengatakan kepada AFP mengenai kepanikan warga ketika tanah longsor menghantam permukiman mereka.

“Ketika saya membuka pintu, semua orang bergegas ke jalan dan seorang polisi mendatangi saya dan berkata: ‘Apa yang kamu lakukan di sini, kamu harus bergegas, semua orang mengungsi!” kata seorang warga bernama Kazuyo Yamada.

“Jadi saya keluar di tengah hujan dengan tergesa-gesa, tanpa berganti pakaian, hanya dengan tas,” lanjutnya.

Baca juga !