Thu. Dec 1st, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Waspada! Umur 21-30 Paling Banyak Terkena COVID-19 di Jakarta

1 min read

Kasus virus corona di Jakarta kembali melonjak. Pekan ini terdapat 28.786 kasus positif baru.

Sejak varian Omicron masuk ke tanah air, Jakarta menjadi salah satu daerah yang mengalami kenaikan kasus cukup tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Lies Dwi Oktavia, menyebut pada periode Desember 2021 hingga Januari 2022, kelompok umur 21-30 paling banyak yang terjangkit virus corona.

“Kalau yang terpapar, umur paling banyak persentase kelompok umum penderita COVID yang periode Desember-Januari, adalah kelompok umur 21-30 tahun secara persentase dan secara jumlah juga umur 21-30,” kata Lies kepada wartawan, Senin (31/1).

Menurut Lies, usia 21-30 tahun itu memang memiliki aktivitas dan mobilitas yang cukup tinggi sehingga rentan terpapar COVID-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Lies Dwi Oktavia di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/12). Foto: Haya Syahira/kumparan

“Artinya 21-30 itu teman-teman yang¬†fresh graduate, baru pada bekerja, gitu ya, yang aktivitasnya betul-betul mobilitasnya ke sana ke sini kerjaannya, pun karena masih berjiwa nongkrong-nongkrong kan, gitu dengan teman-teman, sehingga di situ yang harus lebih waspada karena mereka sangat mudah menjadi agen penular,” ucapnya.

Lies mengatakan, usia muda ini memang harus lebih diingatkan soal penerapan protokol kesehatan sehingga tak abai yang kemudian memicu kenaikan kasus positif, khususnya di Jakarta.

Sejumlah calon penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek mengantre masuk peron di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/1/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto

“Kalau enggak taat protokol kesehatannya dan tanpa menyadari dirinya COVID, karena mungkin tidak ada keluhan apa-apa, dan meneruskan infeksi kalau tidak taat protokol ini nya, 5M-nya ya,” ujarnya.

“Jadi kepada kelompok muda ini, harus lebih kita ingetin terus nih, dan apalagi mereka kan, literasi digitalnya kan baik ya, dan jadi kan kita mengingatkan kelompok 21-30 ini melalui media digital nih saya rasa bisa mengingatkan mereka, Agar jangan abai,” tandasnya.

Baca juga !