Wed. Sep 28th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Yang Lagi ‘Panas’ di Manchester City: Emptyhad

2 min read

Manchester –

Emptyhad jadi masalah panas di Manchester City. Itu ejekan untuk Etihad Stadium yang sepi penonton, lalu dikomentari Pep Guardiola dan dibalas perwakilan fans.

Etihad Stadium, kandangnya Manchester City berkapasitas sekitar 55 ribu kursi. Namun di tengah pekan lalu dalam matchday pertama Liga Champions City vs Rb Leipzig, Stadion Etihad hanya diisi 33 ribu kursi.

Sebenarnya itu bukan masalah baru. Permasalahan tiket stadion yang dirasa kemahalan oleh fans sendiri sudah banyak terjadi di Inggris.

MANCHESTER, ENGLAND - MAY 23: Gabriel Jesus of Manchester City celebrates with teammates in front of their fans after scoring his team's second goal during the Premier League match between Manchester City and Everton at Etihad Stadium on May 23, 2021 in Manchester, England. A limited number of fans will be allowed into Premier League stadiums as Coronavirus restrictions begin to ease in the UK. (Photo by Peter Powell - Pool/Getty Images)Etihad Stadium yang terlihat tidak penuh bangku penontonnya (Getty Images/Pool)

Untuk kasus Emptyhad, hal itu jadi ramai kembali setelah laga Manchester City kontra RB Leipzig. Ditambah panas, dengan komentar manajer Pep Guardiola!

“Saya akan mengatakan tiga pertandingan terakhir yang kami mainkan di sini kami mencetak 16 gol. Jadi saya ingin lebih banyak orang datang ke pertandingan berikutnya pada hari Sabtu, kami membutuhkan para fans pada Sabtu depan. please,” ujar Guardiola dikutip dari Mirror.

Sabtu (18/9) besok Manchester City akan menjamu Southampton pada pukul 21.00 WIB atau sekitar pukul 15.00 sore waktu setempat. Guardiola meminta para fans The Citizens untuk memadati Stadion Etihad, tersirat supaya tidak sepi lagi!

“Kami dalam kondisi lelah. Saya tahu tim dari Ralph (Hasenhuttl, manajer Southampton) punya gaya main yang hampir serupa. Mereka sangat, sangat berbahaya dengan dan punya kualitas yang sangat baik. Ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami,” tutur Guardiola.

“Makanya saya mengajak semua suporter kami untuk datang Sabtu depan, jam 3 sore, untuk menonton pertandingan,” jelasnya.

Perkataan Pep Guardiola itu rupanya tidak disukai oleh fans Manchester City sendiri. Mereka mengecam dan meminta Guardiola untuk fokus melatih tim saja!

“Benar-benar mengejutkan saya. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengannya,” ujar General Secretary of City’s Official Supporters, Kevin Parker.

Parker menyebut, kalau bisa saja ada beberapa fans yang tidak bisa hadir ke lapangan karena alasan tertentu dan tidak bisa ditawar.

“Mereka punya anak yang harus diurus, mungkin mereka tidak mampu membeli tiket, atau masih ada yang khawatir dengan kasus covid… saya tidak mengerti kenapa dia berkomentar seperti itu,” cetusnya.

“Dia memang pelatih terbaik dunia, tapi dia seharusnya bisa bersikap lebih baik. Tentu saja komentarnya membuat orang lebih memikirkan itu ketimbang penampilan fantastis tim,” sambungnya.

MANCHESTER, ENGLAND - SEPTEMBER 15: Pep Guardiola, Manager of Manchester City speaks during an interview prior to the UEFA Champions League group A match between Manchester City and RB Leipzig at Etihad Stadium on September 15, 2021 in Manchester, England. (Photo by Richard Heathcote/Getty Images)Komentar Guardiola soal Eithad Stadium yang sepi jadi bumerang (Getty Images/Richard Heathcote)

 

Usut punya usut, tiket nonton di Etihad Stadium termasuk yang tertinggi di Liga Inggris. Harganya mulai dari 58 Pounds atau setara Rp 1,1 juta.

Akan tetapi, Kevin Parker menegaskan kalau Manchester City tidak perlu khawatir dengan loyalitas para fansnya. Serta, tak usah pusing mikirin ejekan Emptyh

“Apa yang dia (Guardiola) lakukan dengan mempertanyakan dukungan fans, itu jelas mengecewakan dan tak sepantasnya dilakukan,” ungkapnya.

“Orang-orang selalu menyamakan Etihad sebagai ‘Emptyhad’. Lucu juga suporter lawan karena itu tidak benar loh, mengada-ada. Rataan jumlah penonton kami terbilang bagus kok,” terang Parker.

“Saya rasa tidak satu pun dari klub yang pantas mempertanyakan loyalitas suporter. Gila betul,” tutupnya.