Thu. Dec 1st, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Zelensky: Rusia Mulai Pertempuran untuk Perebutkan Donbass

2 min read

Pasukan Rusia telah memulai pertempuran untuk merebut Donbass, ujar presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah video, Senin (18/4/2022).

“Pasukan Rusia telah memulai pertempuran untuk Donbas yang sudah mereka persiapkan untuk waktu yang lama,” kata Zelensky seperti dikutip dari CNN.com.

“Sejumlah besar pasukan Rusia terkonsentrasi dan fokus pada ofensif itu.”

Zelensky menggarisbawahi bahwa pasukan Ukraina akan terus berjuang melawan serangan Rusia di wilayah tersebut.

“Tidak peduli berapa banyak prajurit Rusia yang mereka bawa ke daerah itu, kami akan terus berjuang dan bertahan dan kami akan melakukan ini setiap hari.”

“Kami tidak akan menyerahkan apa pun yang milik Ukraina tetapi kami tidak membutuhkan apa pun yang bukan milik kami,” kata Zelensky.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Facebook via CNN.com)

“Saya berterima kasih kepada semua prajurit, tentara, dan kota-kota heroik yang melawan dan berdiri teguh,” tambahnya.

Sementara itu, berikut sejumlah peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir.

– Rusia membombardir kota-kota di seluruh Ukraina pada hari Senin (18/4/2022).

Setidaknya empat serangan rudal dilaporkan terjadi di kota barat Lviv dan setidaknya tujuh orang terbunuh.

– Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menyelesaikan pengumpulan pasukan untuk meluncurkan serangan di timur.

Kontrol Kreminna, sebuah kota di wilayah Luhansk timur, telah “jatuh” selama pertempuran sengit, kata seorang pejabat Ukraina.

– Di sii lain, pasukan Ukraina terus melawan serangan Rusia di kota port tenggara Mariupol setelah menolak tenggat waktu untuk menyerah.

Para pejabat mengatakan Rusia telah membombardir pabrik baja Azovstal, benteng pertahanan Ukraina, karena Moskow mengancam akan menghilangkan perlawanan.

– Seorang penasihat Walikota Mariupol mengatakan pasukan Rusia mengumumkan kota yang dikepung itu akan ditutup untuk masuk dan keluar pada hari Senin, memperingatkan pria yang tersisa di kota akan “disaring.”

Diperkirakan 100.000 orang masih di Mariupol.

Baca juga !